Main Petasan Saat Sahur Berujung Tragis, Pemuda Pekalongan Alami Luka Parah!

Bagikan :
Main Petasan Saat Sahur Berujung Tragis, Pemuda Pekalongan Alami Luka Parah!
Main Petasan Saat Sahur Berujung Tragis, Pemuda Pekalongan Alami Luka Parah!(Sumber gambar: ilustrasi: pinterest/Sandi Tampan)

Kabarjawa – Berujung Tragis! Kebiasaan menyalakan petasan saat bulan Ramadan kembali memakan korban. Seorang pemuda di Pekalongan mengalami luka parah setelah petasan yang dinyalakannya meledak sebelum sempat dilempar.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya bermain petasan, terutama di area publik yang berisiko mengganggu keamanan dan ketertiban.

Insiden Ledakan Petasan di Pekalongan

Peristiwa nahas ini terjadi pada Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Ahmad Junaid, tepatnya di sebelah barat GOR Unggul Jaya, Pekalongan Selatan.

Korban, Akhmad Maulana (23), warga Kelurahan Buaran Kradenan, mengalami luka serius akibat ledakan tersebut. Menurut keterangan dari pihak kepolisian, ledakan terjadi ketika korban hendak melempar petasan.

Namun, karena adanya kendaraan yang melintas, petasan meledak di tangannya. Akibatnya, korban mengalami luka parah, terutama pada telapak tangan, jari, dan pergelangan tangan kanan.

Upaya Evakuasi dan Perawatan Medis

Setelah kejadian, warga sekitar segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSU Djunaid Pekalongan.

Baca juga  Operasi Pasar Ramadan di Mojokerto: Upaya Stabilisasi Harga Bahan Pokok Menjelang Lebaran

Petugas kepolisian yang bertugas di sekitar lokasi segera melakukan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian.

Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa bermain petasan tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Upaya Kepolisian dalam Mengantisipasi Petasan

Pihak kepolisian setempat sebenarnya telah melakukan patroli rutin di lokasi yang sering digunakan untuk menyalakan petasan, terutama selama bulan Ramadan.

Namun, para pelaku sering menghindari petugas dengan cara berpindah tempat atau bermain secara sembunyi-sembunyi.

Setiap pagi setelah salat Subuh, petugas melakukan patroli di daerah rawan, termasuk di sekitar Jalan Ahmad Junaid. Namun, kejadian seperti ini tetap sulit dihindari karena masih adanya kelompok pemuda yang nekat menyalakan petasan di lokasi terbuka.

Dampak dan Bahaya Bermain Petasan

Ledakan petasan yang keras tidak hanya membahayakan keselamatan pelaku, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar, terutama pasien rumah sakit yang berada di dekat lokasi kejadian.

Selain itu, suara ledakan yang terlalu keras juga berpotensi mengganggu ketenangan warga yang sedang beristirahat setelah sahur.

Baca juga  Meraih Berkah dan Ampunan di Hari ke-26 Ramadan: Keutamaan yang Tak Boleh Dilewatkan

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk tidak bermain petasan, terutama di lokasi yang berisiko tinggi.

Pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan agar tradisi Ramadan dapat berjalan dengan aman dan nyaman tanpa insiden yang membahayakan keselamatan jiwa.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya