
Kabarjawa – Gunung Telomoyo kembali menjadi sorotan sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Tengah. Letaknya yang berada di perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang menjadikannya mudah dijangkau oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Saat libur Lebaran 2025, lonjakan pengunjung ke tempat ini tak terhindarkan. Antusiasme masyarakat untuk menikmati panorama alam Telomoyo, khususnya keindahan sunrise dari puncak gunung, menyebabkan kepadatan luar biasa, terutama di jalur via Dalangan, Ngablak, Magelang.
Fenomena ini menimbulkan kemacetan cukup panjang yang sempat terekam dalam beberapa video warganet dan viral di media sosial.
Jalur Dalangan Menjadi Favorit Wisatawan
Jalur menuju puncak Gunung Telomoyo melalui Dalangan menjadi pilihan utama karena bisa dilalui sepeda motor. Kepraktisan ini membuat wisatawan tidak perlu mendaki untuk menikmati pemandangan dari ketinggian. Namun, popularitas jalur ini juga membawa tantangan tersendiri.
Pada waktu-waktu tertentu, khususnya pagi hari antara pukul 04.00 hingga 05.30 WIB, arus kendaraan membludak karena banyak wisatawan mengejar momen matahari terbit. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan hingga ratusan meter menjelang area puncak.
Alternatif Jalur Menuju Puncak Telomoyo
Selain jalur Dalangan, terdapat opsi lain yang bisa digunakan wisatawan untuk mencapai puncak Gunung Telomoyo, yaitu jalur Pagergedog di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Meskipun data jumlah pengunjung melalui jalur ini belum banyak diungkap, namun jalur tersebut juga menyuguhkan panorama alam yang tak kalah menarik dan bisa menjadi alternatif untuk menghindari kepadatan.
Lonjakan Kunjungan Saat Libur Lebaran
Selama periode libur Lebaran 2025, jumlah kunjungan ke Telomoyo mengalami peningkatan drastis. Pada Kamis, 3 April 2025, tercatat sekitar 5.100 orang melewati jalur Dalangan.
Sedangkan pada Jumat, 4 April, hingga pukul 14.15 WIB, sudah tercatat lebih dari 4.700 wisatawan. Prediksi menunjukkan bahwa puncak kunjungan akan terjadi pada Minggu, karena menjadi akhir pekan sekaligus momen terakhir libur bersama.
Daya Tarik Wisata Gunung Telomoyo
Telomoyo menawarkan lebih dari sekadar keindahan alam. Salah satu spot favorit adalah gardu pandang Awang-awang yang terletak di kilometer 4, pada ketinggian 1.561 mdpl.
Dengan lantai kaca transparan berukuran 4×8 meter, wisatawan bisa merasakan sensasi unik seolah-olah melayang di atas awan, sembari menikmati pemandangan pegunungan yang memanjakan mata. Pemandangan matahari terbit dan terbenam dari puncak juga menjadi magnet tersendiri yang tidak bisa dilewatkan.
Gunung Telomoyo menunjukkan daya tarik luar biasa sebagai destinasi wisata alam favorit selama libur panjang. Namun, kepadatan jalur, khususnya via Dalangan, menjadi tantangan tersendiri bagi pengunjung.
Untuk pengalaman yang lebih nyaman, wisatawan disarankan menghindari jam sibuk dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif.
Meski sempat terjadi kemacetan, keindahan alam Telomoyo tetap menjadi alasan kuat bagi ribuan orang untuk kembali dan menikmati suasana pegunungan yang sejuk serta pemandangan yang memukau.(Kabarjawa)