
Kabarjawa – Ledakan Kapal! Sebuah insiden tragis terjadi di perairan Laut Utara Paciran, Kabupaten Lamongan, pada Kamis pagi (13/3/2025) sekitar pukul 06.17 WIB.Sebuah insiden tragis terjadi di perairan Laut Utara Paciran, Kabupaten Lamongan, pada Kamis pagi (13/3/2025) sekitar pukul 06.17 WIB.
Ledakan hebat yang terjadi di kapal tanker MT Ronggolawe dan Tug Boat Rosalyne 08 mengakibatkan kebakaran besar, menelan korban jiwa, dan memicu operasi penyelamatan yang melibatkan berbagai pihak terkait.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula dari dugaan korsleting listrik di ruang mesin kapal tanker yang bermuatan bahan bakar minyak (BBM). Ledakan dahsyat terjadi sebanyak empat kali berturut-turut, menyebabkan kebakaran hebat di atas kapal.
Akibatnya, total 21 orang menjadi korban dalam kejadian ini, dengan rincian 17 orang selamat, tiga meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian.
Identifikasi Korban
Proses identifikasi terhadap tiga korban meninggal dunia telah dilakukan oleh pihak berwenang. Ketiga jenazah tersebut diketahui berasal dari Gresik, Jombang, dan Wonosobo, Jawa Tengah. Jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga masing-masing untuk dimakamkan di daerah asal mereka.
Upaya Pencarian Korban Hilang
Satu orang korban yang dilaporkan hilang hingga kini masih dalam proses pencarian. Tim SAR dari Satpolairud Polres Lamongan dibantu oleh sejumlah instansi terkait terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilanjutkan pada Jumat (14/3/2025) dengan harapan korban segera ditemukan.
Tanggapan Pihak Berwenang
Kapolres Lamongan AKBP Bobby A Condroputro mengungkapkan bahwa insiden ini diduga kuat berasal dari korsleting listrik di ruang mesin kapal tanker yang bermuatan BBM. Proses investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti dari tragedi ini.
Insiden ledakan kapal di perairan Laut Utara Paciran menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan mengingatkan betapa pentingnya standar keselamatan di kapal, terutama yang mengangkut bahan berbahaya seperti BBM.
Upaya pencarian korban yang masih hilang terus dilakukan, dan proses investigasi sedang berjalan untuk mengungkap penyebab pasti tragedi ini.(Kabarjawa)