Kronologi Kasus Priguna Anugerah Pratama, Dokter Residen Pelaku Rudapaksa di RSHS Bandung

Bagikan :
Priguna Anugerah Pratama merupakan dokter residen yang ramai jadi omongan karena kasus rudapaksa, berikut kronologi kejadiannya (X// @verodeelowy)

KABAR JAWA – Belakangan ini, publik dikejutkan oleh kasus memalukan yang melibatkan Priguna Anugerah Pratama, seorang dokter Residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Padjadjaran.

Ia diduga melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap seorang keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, tempat ia bertugas.

Peristiwa ini menjadi sorotan tajam masyarakat setelah informasi dari kepolisian mengungkap adanya unsur kelainan dalam perilaku pelaku.

Penyidikan mendalam pun dilakukan untuk menggali motif, kronologi, dan kondisi psikologis tersangka.

Dugaan Kelainan Seksual Jadi Pendorong Aksi Keji

Kabar terbarunya, Kombes Surawan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, menyampaikan bahwa pelaku diduga memiliki kelainan seksual yang serius.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa Priguna diduga memiliki fantasi seksual terhadap orang dalam keadaan tidak sadar.

Hal inilah yang diduga menjadi faktor utama yang mendorongnya melakukan tindakan tidak senonoh kepada korban.

Pihak berwenang pun kini berencana melibatkan ahli psikologi serta forensik guna memastikan adanya gangguan psikoseksual pada diri tersangka.

Baca juga  Libur Panjang dan Hari Besar di Bulan Mei 2025, Catat Tanggal Merahnya!

Rangkaian Kronologi Kejadian di RSHS Bandung

Kasus ini terjadi pada dini hari, tanggal 18 Maret 2025.

Saat itu, korban berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk menemani sang ayah yang sedang dirawat dalam kondisi gawat.

Dalam situasi tersebut, pelaku justru menyalahgunakan wewenangnya.

Priguna meminta korban untuk menjalani transfusi darah.

Namun, yang mencurigakan, korban diminta melakukan prosedur itu sendirian, tanpa didampingi anggota keluarga lain.

Ia lalu diarahkan menuju kamar rawat bernomor 711 sekitar pukul 01.00 WIB.

Di ruang tersebut, korban disuruh mengganti pakaian dengan baju operasi dan melepas seluruh pakaian pribadinya.

Tanpa disadari, pelaku menyuntikkan cairan bius melalui infus ke tubuh korban.

Adapun informasi dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa pelaku menusukkan jarum ke tangan korban sebanyak 15 kali sebelum menyuntikkan cairan tersebut.

Akibatnya, korban merasa pusing hebat dan akhirnya tidak sadarkan diri.

Dan ketika sadar kembali sekitar pukul 04.00 WIB, korban langsung disuruh berganti pakaian dan dibawa turun oleh pelaku.

Namun, rasa perih yang dirasakannya saat buang air kecil membuat korban curiga telah mengalami pelecehan selama tidak sadarkan diri.

Baca juga  Diduga Salah Arah Google Maps, Mobil Masuk Jurang di Menoreh Kulon Progo, Begini Kronologi Lengkapnya

Polisi Tetapkan Tersangka dan Jerat Pasal Kekerasan Seksual

Setelah melalui proses pengumpulan bukti dan keterangan saksi-saksi, penyidik akhirnya menetapkan Priguna Anugerah Pratama sebagai tersangka dalam kasus ini.

Ia dikenai Pasal 6 huruf c dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Dengan pasal tersebut, Priguna menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Sementara, proses hukum terhadapnya masih terus berjalan, seiring upaya penyelidikan untuk memastikan bahwa kasus ini diusut secara tuntas.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya