
Kabarjawa – Peristiwa kecelakaan yang melibatkan kendaraan taktis (rantis) jenis Anoa terjadi di Kabupaten Semarang pada Kamis (20/3/2025) sore.
Kecelakaan ini melibatkan iring-iringan kendaraan militer yang sedang melintas di Jalan Raya Jambu-Temanggung, tepatnya di wilayah Bedono, Kecamatan Jambu.Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini meskipun beberapa kendaraan mengalami kerusakan.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Rantis Anoa milik Yonif 403/WP Yogyakarta melaju dalam iring-iringan tiga kendaraan dari arah Semarang menuju Yogyakarta.
Saat melintas di lokasi kejadian, rantis ketiga diduga mengalami disfungsi rem, sehingga menabrak bagian belakang rantis kedua.
Benturan tersebut menyebabkan rantis kedua terdorong hingga oleng ke kiri dan menabrak sebuah truk towing bernomor polisi H 8154 RG yang datang dari arah berlawanan.
Truk yang dikemudikan oleh Sigit (45), warga Kota Semarang, mengalami penyok di bagian kanan akibat benturan tersebut.
Penanganan di Lokasi
Sesaat setelah kejadian, anggota TNI dan warga sekitar langsung membantu mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan.
Anggota Sat Lantas Polres Semarang juga segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dan melakukan koordinasi dengan Sub Denpom Ambarawa.
Proses evakuasi berjalan lancar, dan kendaraan yang terlibat kecelakaan segera dipindahkan dari badan jalan. Situasi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian kembali normal beberapa saat setelah penanganan.
Kondisi Korban dan Kendaraan
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Para pengemudi serta penumpang kendaraan yang terlibat dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka berarti.
Meski begitu, beberapa kendaraan mengalami kerusakan, terutama pada bagian belakang rantis kedua dan sisi kanan truk towing.
Kecelakaan rantis Anoa di Kabupaten Semarang menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin pada kendaraan, terutama kendaraan taktis yang sering digunakan dalam operasi militer.
Berkat respon cepat dari pihak kepolisian dan TNI, insiden ini dapat ditangani dengan baik tanpa menimbulkan korban jiwa. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa depan.(Kabarjawa)