
Kabarjawa – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jembatan Banjir Kanal Barat, Kelurahan Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, pada dini hari.
Insiden yang melibatkan tiga kendaraan ini menelan satu korban jiwa dan mengakibatkan satu orang lainnya mengalami luka ringan.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Calya yang dikemudikan Albert (37), warga Tawangmas, melaju dari Jalan Basudewo menuju Jalan Mgr. Soegiyopranoto. Di depannya, melaju sepeda motor yang dikendarai Yadi (52), warga Gisikdrono.
Diduga karena kurangnya kewaspadaan, Albert tidak menyadari keberadaan motor di depannya dan terjadi tabrakan. Motor yang dikendarai Yadi terpental akibat benturan tersebut, menyebabkan Yadi mengalami luka ringan di bahu kiri.
Upaya Melarikan Diri Berujung Maut
Setelah menabrak motor Yadi, Albert mencoba melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP) dengan melajukan mobilnya menuju Jalan Madukoro Raya. Namun, dalam upayanya tersebut, Albert justru kembali mengalami kecelakaan.
Sesampainya di Gang Buntu Pintu Air Bendung Gerak Madukoro, Toyota Calya yang dikemudikan Albert menabrak truk traktor head Nissan UD yang sedang diparkir. Truk tersebut milik Moch (67), warga Kendal, yang saat itu sedang beristirahat.
Korban Jiwa dan Penanganan
Benturan keras dengan truk membuat Albert mengalami cedera parah di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazah Albert kemudian dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Kota Semarang untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Yadi yang mengalami luka ringan di bahu kiri segera mendapatkan perawatan medis di RS Samsoe Hidajat Kota Semarang. Kondisinya dilaporkan stabil meski harus menjalani perawatan intensif.
Kecelakaan di Jembatan Banjir Kanal Barat ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di malam hari.
Upaya melarikan diri justru berujung tragis, menambah jumlah korban dan memperburuk situasi. Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini serta mengevaluasi kondisi jalan di lokasi kejadian.(Kabarjawa)