
KabarJawa.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda mengeluarkan peringatan serius bagi seluruh warga Jawa Timur.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru per hari ini, Sabtu (7/3), sebanyak 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur dipetakan memiliki potensi tinggi terdampak cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan.
Kondisi ini diprediksi akan berlangsung hingga Selasa, 10 Maret 2026. Sehingga, warga masyarakat diminta bersiaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, hingga hujan es yang kerap muncul di masa pancaroba ini.
Penyebab Cuaca Ekstrem Jawa Timur Hari Ini
Menurut pengumuman resmi BMKG Juanda, cuaca ekstrem ini dipicu oleh aktifnya beberapa gangguan atmosfer secara bersamaan, termasuk gelombang Madden Jullian Oscillation (MJO), Low Frequency, dan Gelombang Rossby.
“Hal ini Diakibatkan oleh aktifnya Monsun Asia, adanya gangguan atmosfer Low, MJO dan Equatorial Rossby yang melintasi wilayah Jatim, hangatnya suhu muka laut di Selat Madura dan labilnya atmosfer lokal Jatim,” demikian laporan BMKG Juanda melalui Instagram resminya @infobmkgjuanda, sebagaimana dilansir KabarJawa.com pada Sabtu, 7 Maret 2026.
BMKG juga telah melakukan pemetaan soal beberapa wilayah yang perlu mewaspadai adanya perubahan cuaca tersebut.
Daftar Lengkap 38 Wilayah Terdampak
Berdasarkan pengumuman resminya, berikut adalah daftar 38 wilayah di Jawa Timur yang masuk dalam pemetaan zona waspada cuaca ekstrem periode hingga 10 Maret 2026:
| Wilayah (Kabupaten) | Wilayah (Kota) |
| Kab. Pacitan, Kab. Ponorogo, Kab. Trenggalek | Kota Kediri |
| Kab. Tulungagung, Kab. Blitar, Kab. Kediri | Kota Blitar |
| Kab. Malang, Kab. Lumajang, Kab. Jember | Kota Malang |
| Kab. Banyuwangi, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo | Kota Probolinggo |
| Kab. Probolinggo, Kab. Pasuruan, Kab. Sidoarjo | Kota Pasuruan |
| Kab. Mojokerto, Kab. Jombang, Kab. Nganjuk | Kota Mojokerto |
| Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kab. Ngawi | Kota Madiun |
| Kab. Bojonegoro, Kab. Tuban, Kab. Lamongan | Kota Surabaya |
| Kab. Gresik, Kab. Bangkalan, Kab. Sampang | Kota Batu |
| Kab. Pamekasan, Kab. Sumenep |
Himbauan bagi Masyarakat
Mengingat luasnya sebaran wilayah terdampak, BMKG mengimbau masyarakat di 38 daerah tersebut, terutama yang tinggal di wilayah topografi curam atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman longsor dan banjir bandang.
Masyarakat juga diharapkan selalu memantau update cuaca melalui kanal resmi BMKG setempat. Walaupun demikian, masyarakat diimbau supaya tetap tenang.
“BMKG Juanda menghimbau agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan dampak bencana, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, dan pohon tumbang. Tetap Tenang dan Waspada, serta Utamakan Keselamatan,” tutup keterangan resmi BMKG Juanda.***