
KabarJawa.com – Belakangan ini, nama Anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri Assidiqi, mendadak ramai menjadi bahan perbincangan panas di berbagai platform media sosial.
Syahri menuai sorotan sorotan warganet setelah beredar luas sebuah rekaman video yang memperlihatkan dirinya diduga bermain game di ponsel genggamnya sembari mengisap rokok.
Tindakan tersebut diduga dilakukan di dalam ruang rapat, tepatnya agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP)
Menyusul viralnya video perbuatan tersebut, publik pun dibuat penasaran dengan latar belakang wakil rakyat ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut adalah profil lengkap sosok Achmad Syahri Assidiqi.
Profil dan Latar Belakang Achmad Syahri Assidiqi
Di balik kontroversi tersebut, Achmad Syahri Assidiqi diketahui memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi yang cukup luas.
Achmad Syahri Assidiqi diketahui lahir di Kabupaten Jember pada 21 Juni 1999. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga religius dan besar di kawasan Pondok Pesantren Al Qodiri yang berada di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Jember.
Pesantren tersebut merupakan salah satu pondok besar di Jember dengan jumlah santri yang cukup banyak. Pondok Pesantren Al Qodiri diasuh oleh KH Achmad Muzakki Syah yang juga merupakan kakek dari Syahri.
Latar belakang pesantren itulah yang membuat nama Syahri sebelumnya dikenal sebagai sosok muda dengan lingkungan pendidikan keagamaan yang kuat sebelum akhirnya terjun ke dunia politik praktis.
Menyandang Gelar Sarjana Ekonomi dari IAI Al Qodiri
Dalam bidang pendidikan formal, Achmad Syahri Assidiqi menyelesaikan studi strata satu di Institut Agama Islam Al Qodiri atau IAI Al Qodiri Jember.
Dari kampus tersebut, ia berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Riwayat pendidikannya kemudian menjadi salah satu sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Selain aktif menjalani pendidikan akademik, Syahri juga dikenal aktif dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan selama masa kuliah.
Pernah Menjadi Presiden Mahasiswa IAI Al Qodiri
Sebelum masuk ke dunia politik, Syahri tercatat memiliki pengalaman organisasi di lingkungan kampus. Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Presiden Mahasiswa atau Presma di IAI Al Qodiri Jember untuk periode 2019-2021.
Pengalaman organisasi tersebut disebut menjadi salah satu modal awal yang mengantarkannya masuk ke ranah politik daerah. Kiprah organisasinya juga sempat mendapat perhatian dari civitas akademika kampus.
Informasi mengenai rekam jejak organisasi dan pendidikan Syahri turut diperkuat melalui unggahan akun Instagram resmi DEMA IAI Al-Qodiri Jember, yakni @dema_unikhams.
Dalam unggahan tersebut, pihak kampus sempat memberikan ucapan selamat atas pelantikannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Jember sekaligus menampilkan riwayat aktivitas organisasinya saat masih menjadi mahasiswa.
Terpilih Menjadi Anggota DPRD Kabupaten Jember 2024-2029
Karier politik Achmad Syahri Assidiqi mulai mencuri perhatian setelah dirinya berhasil lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Jember untuk masa jabatan 2024-2029.
Saat dilantik sebagai anggota dewan, usianya baru menginjak 25 tahun. Dengan usia tersebut, Syahri menjadi salah satu anggota DPRD termuda yang duduk di kursi parlemen daerah Jember pada periode kali ini.
Kehadiran figur muda di parlemen sebelumnya sempat mendapat perhatian publik karena dianggap mampu membawa semangat baru dalam dunia politik daerah
Akun Instagram Ramai Diburu Netizen
Seiring dengan viralnya video insiden di ruang rapat tersebut, rasa penasaran publik pun seketika memuncak.
Tak sedikit warganet yang kemudian berbondong-bondong berusaha melacak dan mencari akun media sosial pribadinya, terutama Instagram (IG), untuk meluapkan kritik atas tindakannya sebagai wakil rakyat.
Namun, hingga artikel ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa nama akun Instagram resmi milik Achmad Syahri Assidiqi.
Tidak ada satupun akun publik terverifikasi atau akun personal yang secara sah bisa dikonfirmasi sebagai miliknya di platform tersebut.***