
KabarJawa.com – Tak bisa dipungkiri lagi bahwa perayaan malam Tahun Baru memang identik dengan pesta kembang api.
Namun menjelang pergantian tahun 2026, muncul pertanyaan besar di kalangan masyarakat Jawa Tengah (Jateng) dan sekitarnya.
Salah satunya soal apakah kawasan ikonik seperti Borobudur dan Prambanan tetap menggelar pesta kembang api? Atau justru mengambil langkah berbeda?
Berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, jawabannya cukup jelas. Tahun ini, perayaan malam Tahun Baru di dua kawasan cagar budaya tersebut tidak diisi dengan pesta kembang api. Akan tetapi, diganti dengan rangkaian acara lainnya.
Ada Event Musik dan Budaya di Candi Prambanan
Untuk malam Tahun Baru 2026, kawasan Candi Prambanan dipastikan tidak menggelar pesta kembang api. Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatra.
Sebagai gantinya, Prambanan menghadirkan acara budaya dan musik bertajuk Swara Prambanan 2025. Festival ini dirancang sebagai ruang ekspresi bagi musisi, komunitas, dan seniman lokal untuk tampil berdampingan di tengah lanskap candi yang ikonik.
Tahun ini, panggung Swara Prambanan menghadirkan deretan musisi lintas genre, di antaranya Padi Reborn, Bilal Indrajaya, Denny Caknan, serta sejumlah penampil lainnya.
Meski tanpa kembang api, suasana perayaan tetap diharapkan hidup melalui musik, kebersamaan, dan pesan solidaritas.
Borobudur Pilih Perayaan Sederhana
Sikap serupa juga diterapkan di kawasan Candi Borobudur. Pada malam pergantian tahun, Borobudur tidak menggelar pesta kembang api dan lebih memilih konsep perayaan yang tenang serta reflektif.
Dikabarkan bahwa salah satu agenda utama di Borobudur adalah acara bertajuk Borobudur Moon yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 31 Desember 2025. Kegiatan ini digelar di Marga Utama, kawasan Candi Borobudur.
Dalam acara tersebut, pengunjung diberi kesempatan untuk menerbangkan balon yang dapat ditulisi harapan dan doa menyambut tahun baru.
Selain itu, terdapat pula kegiatan penggalangan dana sebagai bentuk donasi bagi korban bencana di Sumatra hingga Sendratari.
Imbauan Nasional Terkait Pesta Kembang Api
Untuk diketahui, keputusan tidak menggelar pesta kembang api di berbagai daerah, termasuk Jateng dan sekitarnya, sejalan dengan imbauan dari pemerintah pusat.
Pada Selasa, 23 Desember 2025, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Mabes Polri tidak memberikan izin pesta kembang api untuk perayaan Tahun Baru 2026 pada malam 31 Desember.
Kapolri juga menegaskan bahwa teknis razia serta sanksi terkait perayaan kembang api diserahkan kepada masing masing kepolisian daerah.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk mengisi malam Tahun Baru dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti doa bersama dan aksi solidaritas bagi warga terdampak bencana.
Tidak Ada Kembang Api di Jateng dan Sekitarnya
Jadi kesimpulannya, apakah ada kembang api pada malam Tahun Baru 2026 di Borobudur dan Prambanan? Jawabannya adalah tidak.
Kedua kawasan tersebut memilih meniadakan pesta kembang api sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap korban bencana.
Sebagai gantinya, Borobudur menghadirkan acara Borobudur Moon dengan doa dan donasi, sementara Prambanan menggelar Swara Prambanan 2025 yang menampilkan musisi dan seniman lokal.***