Ini Arti Hadeging Ratu, Istilah yang Ramai Usai Disebut KGPH Benowo

Bagikan :
Ilustrasi arti Hadeging Ratu yang kini ramai dibicarakan (Pexels// Maxime LEVREL)

KabarJawa.com – Belakangan ini, jagat media sosial diramaikan dengan perbincangan mengenai istilah “Hadeging Ratu”.

Banyak pengguna medsos yang penasaran dengan maknanya usai istilah ini disebut oleh adik Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Benowo dalam sebuah video yang kemudian viral itu.

Video tersebut beredar luas karena membahas pesan penting yang berkaitan dengan sosok pemimpin Keraton Surakarta.

Ia mengatakan bahwa resikonya besar jika bermain-main dengan Hadeging Ratu. Ucapannya ini membuat banyak orang bertanya-tanya soal apa sebenarnya maksud dari kalimat tersebut dan mengapa istilah itu terasa begitu sarat makna.

Hadeging Ratu Artinya Apa?

Secara etimologis, istilah “Hadeging Ratu” adalah kata yang berasal dari Bahasa Jawa. Terdiri dari dua kata utama, yakni “Hadeging” dan “Ratu”, keduanya memiliki makna yang berbeda namun saling melengkapi.

Kata “Hadeging” berasal dari akar kata hadeg yang berarti berdiri, bangkit, atau berdirinya sesuatu. Dalam konteks kebudayaan Jawa, kata ini sering digunakan untuk menyimbolkan lahirnya suatu kekuasaan atau berdirinya suatu pemerintahan.

Baca juga  KGPAA Purbaya Lakoni Prosesi Jumenengan PB XIV Hari Ini

Sementara itu, “ratu” berarti raja atau penguasa, yang dalam kebudayaan Jawa tidak selalu merujuk pada laki-laki, melainkan bisa juga pada pemimpin wanita atau bahkan makna simbolik yang menggambarkan pusat kekuasaan dan kehormatan.

Jika kedua kata ini digabungkan, maka Hadeging Ratu dapat diartikan sebagai berdirinya seorang raja atau lahirnya kekuasaan baru.

Dalam konteks yang lebih luas, istilah ini juga bisa dimaknai sebagai momen ketika sebuah kerajaan atau pemerintahan baru resmi berdiri, baik secara politik maupun spiritual.

Makna Hadeging Ratu dalam Konteks Keraton

Merangkum dari berbagai sumber, diketahui bahwa dalam sejarah dan budaya Jawa, istilah ini memiliki makna yang sakral.

Di Keraton Surakarta Hadiningrat, dikenal sebuah tradisi tahunan yang disebut Wilujengan Hadeging Keraton, yaitu upacara selamatan untuk memperingati hari berdirinya keraton.

Upacara ini biasanya dilaksanakan dengan penuh khidmat, diiringi doa bersama serta ritual adat yang menandai rasa syukur atas keberlangsungan pemerintahan dan budaya keraton.

Karena itu, ketika KGPH Benowo menyinggung istilah Hadeging ratu, hal tersebut tidak bisa dilepaskan dari konteks budaya keraton.

Baca juga  Tedjowulan Keluarkan Peringatan Tertulis untuk PB XIV Purbaya

Ucapan itu juga dapat dimaknai sebagai bentuk pengingat agar tidak ada pihak yang mempermainkan proses suksesi atau peralihan kekuasaan.

Filosofi di Balik Ucapan KGPH Benowo

Jika diperhatikan lebih dalam, ucapan KGPH Benowo bukan hanya sekadar komentar mengenai tahta, melainkan juga mengandung nilai-nilai kebijaksanaan Jawa yang tinggi.

Dalam filosofi Jawa, setiap kedudukan, terutama yang menyangkut kepemimpinan, bukanlah hasil ambisi pribadi, melainkan amanah yang diberikan oleh kekuatan yang lebih tinggi.

Dari sini, muncul tafsir bahwa istilah Hadeging Ratu tidak hanya sekadar kalimat biasa, tetapi mengandung filosofi mendalam tentang kekuasaan, legitimasi, dan takdir dalam tradisi Jawa.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya