
KabarJawa.com – Jadwal one way Puncak Bogor Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2026, disiapkan secara situasional untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Arah menuju Puncak diprioritaskan sekitar pukul 07.00-11.30 WIB, sedangkan arus menuju Jakarta dijadwalkan sekitar pukul 12.00-18.00 WIB.
Meski begitu, waktu tersebut bukan berarti one way pasti dimulai tepat pada jam yang tercantum. Petugas akan melihat kondisi lalu lintas di lapangan dan dapat mengubah waktu penerapannya sesuai kebutuhan.
Jadwal One Way Puncak Bogor 22-23 Agustus 2026
Bagi masyarakat yang hendak melewati Jalur Puncak pada Sabtu (22/8) dan Minggu (23/8), berikut gambaran waktu penerapan sistem satu arah yang perlu diperhatikan:
Jakarta menuju Puncak pukul 07.00-11.30 WIB, diprioritaskan untuk kendaraan menuju Puncak.
Puncak menuju Jakarta pukul 12.00-18.00 WIB, bersifat situasional dan bisa lebih cepat atau lebih lama.
Skema tersebut berlaku untuk Sabtu dan Minggu. Namun, pengendara perlu memahami bahwa jam di atas merupakan rentang pengaturan, bukan jadwal pasti petugas mulai melakukan one way.
Satlantas Polres Bogor sebelumnya juga menerapkan pola serupa. Pada kondisi tertentu, arus menuju Puncak bisa baru dialihkan setelah kepadatan meningkat, sementara pada siang hari arah menuju Jakarta diberlakukan setelah arus wisatawan mulai bergerak turun.
One Way Puncak Bersifat Situasional
Hal penting yang perlu diketahui pengendara adalah sistem satu arah di Jalur Puncak tidak otomatis dimulai tepat pukul 07.00 WIB.
Misalnya, rentang one way menuju Puncak ditetapkan pukul 07.00-11.30 WIB. Jika kondisi lalu lintas masih relatif lancar pada pukul 07.00, petugas dapat mempertahankan arus normal dua arah.
One way baru dilakukan ketika volume kendaraan menunjukkan kebutuhan untuk rekayasa tersebut. Karena itu, pengendara tidak sebaiknya menganggap pukul 07.00 sebagai waktu pasti dimulainya penutupan salah satu arah.
Polres Bogor menjelaskan bahwa penerapan one way menyesuaikan kondisi arus kendaraan. Jika lalu lintas tidak terlalu padat, arus dapat kembali dinormalkan menjadi dua arah.
Ada Proses Buka-Tutup Sebelum One Way Penuh
Pergantian arah lalu lintas juga tidak selalu berlangsung seketika. Pada masa transisi menuju one way, petugas biasanya melakukan proses buka-tutup arus terlebih dahulu.
Jadi, ketika seharusnya kendaraan mulai diarahkan ke Puncak atau Jakarta, pengendara mungkin masih melihat kendaraan dari arah berlawanan yang diberi kesempatan melintas.
Karena itu, pengendara disarankan tidak memaksakan perjalanan ketika melihat arus masih ditahan petugas. Ikuti instruksi personel di lapangan sampai perubahan arah selesai.
Ganjil Genap Puncak Bogor Ditiadakan
Selain one way, informasi penting untuk akhir pekan ini adalah sistem ganjil genap disebut ditiadakan.
Karenanya pengendara tidak perlu menyesuaikan perjalanan berdasarkan angka terakhir pelat nomor seperti ketika aturan ganjil genap diberlakukan.
Namun, kebijakan ini perlu dibedakan dari one way karena keduanya merupakan rekayasa lalu lintas yang berbeda.
Pada periode ketika ganjil genap tidak diterapkan, kepolisian tetap dapat menggunakan one way untuk mengatasi kepadatan.
Pola tersebut juga pernah diterapkan Satlantas Polres Bogor pada sejumlah periode libur dan akhir pekan sebelumnya.
Tips Berkendara ke Puncak pada 22-23 Agustus
Wisatawan yang hendak menuju Puncak pada akhir pekan sebaiknya tidak hanya berpatokan pada jadwal di atas. Beberapa hal berikut bisa membantu perjalanan lebih lancar:
- Berangkat lebih pagi jika tujuan utama adalah kawasan Puncak.
- Perhatikan arahan petugas ketika mendekati titik pengaturan lalu lintas.
- Jangan menganggap pukul 07.00 sebagai waktu pasti dimulainya one way.
- Siapkan waktu perjalanan lebih panjang karena proses buka-tutup dapat terjadi ketika arah lalu lintas sedang dialihkan.
- Jika hendak pulang ke Jakarta, pertimbangkan waktu keberangkatan karena arus turun biasanya mulai mendapat prioritas pada siang hingga sore hari.
- Pantau informasi lalu lintas terbaru sebelum berangkat karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu.
Pengaturan lalu lintas di Puncak memang sangat bergantung pada volume kendaraan. Pada beberapa kesempatan, polisi bahkan menggunakan pemantauan arus dan data traffic counting sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan penerapan one way.***