
KabarJawa.com – Belakangan ini, banyak orang merasa heran ketika bangun pagi dan mendapati langit sudah terlihat cerah padahal jam baru menunjukkan pukul lima.
Fenomena ini cukup menarik perhatian, terutama di media sosial. Banyak warganet yang terbiasa melihat suasana masih remang-remang di waktu yang sama.
Lantas, mengapa hal ini bisa terjadi? Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik perubahan waktu terang tersebut.
Perbedaan Waktu Terbit dan Terbenam Matahari
Perbedaan waktu terang dan gelap setiap harinya ternyata tidak terjadi secara kebetulan. Matahari, sebagai sumber utama cahaya di Bumi, tidak selalu terbit dan terbenam pada waktu yang sama sepanjang tahun.
Ada kalanya matahari muncul lebih awal, dan di waktu lain justru sedikit lebih lambat. Perubahan kecil ini merupakan hasil dari posisi Bumi yang terus bergerak mengelilingi matahari, serta sumbu rotasinya yang miring.
Jika diperhatikan, pergeseran waktu terbit matahari ini juga berkaitan dengan siklus tahunan Bumi yang dikenal sebagai fase pergerakan dari Equinox menuju Solstice.
Equinox adalah saat di mana siang dan malam memiliki durasi hampir sama panjang, biasanya terjadi sekitar bulan Maret dan September.
Setelah itu, posisi Bumi akan perlahan bergeser menuju titik balik matahari atau Solstice, yang umumnya terjadi pada bulan Juni dan Desember.
Penjelasan BMKG Soal Fenomena Ini
Menurut penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dikabarkan pada bulan Oktober ini posisi sumbu Bumi sedang dalam proses menuju Solstice Desember.
Kondisi ini membuat bagian selatan Bumi, termasuk Indonesia, menerima lebih banyak paparan sinar matahari lebih awal dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Akibatnya, waktu terbit matahari menjadi lebih cepat, dan langit pun tampak lebih terang meskipun baru pukul lima pagi.
Selain itu, perbedaan posisi geografis juga memengaruhi kapan matahari mulai menampakkan diri. Misalnya, wilayah bagian timur Indonesia seperti Papua dan Maluku akan mengalami waktu terang lebih cepat dibandingkan daerah barat seperti Sumatera atau Jawa Barat.
Hal ini disebabkan oleh perbedaan garis bujur yang membuat masing-masing wilayah memiliki waktu terbit matahari yang tidak sama.
Memang Lebih Awal
Jadi kesimpulannya, kenapa jam 5 pagi sudah terang? Jawabannya karena saat ini, waktu terbit matahari memang lebih awal dari biasanya.
Penyebabnya yaitu posisi Bumi yang sedang bergerak menuju titik balik matahari Desember. Jadi, jangan heran jika kini Anda bisa menikmati suasana pagi yang lebih cepat cerah, bahkan sebelum jarum jam menunjukkan pukul enam.
Dan fenomena pagi hari yang sudah terang itu bukanlah sesuatu yang aneh, melainkan bagian dari siklus alam yang terjadi setiap tahunnya.
Rotasi Bumi, kemiringan sumbu, serta posisi orbitnya terhadap matahari menjadi faktor utama mengapa waktu terang dan gelap bisa bergeser.***