
KABAR JAWA – Platform media sosial, TikTok belakangan ini diramaikan dengan tren viral yang membuat penggunanya tertawa sekaligus kebingungan.
Marak postingan meme anomali AI Brainrot bertajuk “Tralalero Tralala” di platform milik ByteDance tersebut.
Adapun gambar muncul dalam meme ini cukup nyeleneh yakni seekor hiu berkaki tiga yang mengenakan sepatu olahraga berwarna biru.
Tak cuma itu, dalam postingan semacam itu, terdengar pula suara narator berbahasa Italia.
Suara narasi tersebut yang kemudian menjadi omongan netizen +62 hingga menuai kontroversi.
Banyak yang bertanya-tanya, apa sebenarnya arti dari frasa “Tralalero Tralala” yang digunakan dalam meme absurd tersebut?
Apa Arti Tralalero Tralala?
Melansir dari berbagai sumber, frasa Tralalero Tralala sebenarya tak punya arti.
Kalimat ini merupakan bagian dari gaya vokal Italia.
Biasanya, digunakan dalam bentuk nyanyian ceria atau lagu-lagu ringan, seperti yang sering ditemukan dalam lagu anak-anak.
Selain itu, secara umum, “Tralalero Tralala” juga merupakan ekspresi yang digunakan untuk menggambarkan banyak hal, misalnya:
- Irama musik atau nyanyian gembira, layaknya nada-nada ringan dalam lagu tanpa lirik khusus.
- Ekspresi suasana hati yang bahagia, seperti ketika seseorang sedang menari atau bernyanyi dengan penuh semangat.
- Kesan lucu dan tidak biasa, karena kombinasi bunyi ini sering kali digunakan untuk menciptakan suasana yang ringan, konyol, dan menggelitik.
Dengan kata lain, bisa diartikan bahwa frasa ini lebih menitikberatkan pada efek bunyinya ketimbang makna yang dapat dijelaskan secara tekstual.
Mengapa Meme Tralalero Tralala Bisa Viral?
Meme Tralalero Tralala menjadi viral karena menggabungkan dua elemen khas tren anomali AI Brainrot.
Keduanya yakni tampilan yang absurd serta narasi yang tidak masuk akal.
Gabungan antara absurditas visual serta suaranya yang kemudian menciptakan pengalaman yang beda dari meme lainnya.
Tidak Ada Makna Khusus
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa “Tralalero Tralala” tidak memiliki arti khusus dalam bahasa Italia maupun bahasa lainnya.
Kata-kata tersebut hanyalah suara-suara ringan yang digunakan untuk menambah kesan ceria atau absurd dalam suatu konten.
Dan dalam konteks meme AI Brainrot, frasa ini hanya berfungsi sebagai pelengkap audio yang mendukung tampilan aneh dan nyeleneh dari visualnya.
Jadi, jika Anda bertanya-tanya apa maknanya, jawabannya adalah: tidak ada arti literal.
Terlepas dari kontroversinya, satu hal yang pasti, meme tersebut sampai saat ini masih viral dan berseliweran di TikTok.***