
Kabarjawa – Karanganyar dilanda cuaca ekstrem pada Jumat sore, 21 Maret 2025. Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Alun-alun Karanganyar dan beberapa kecamatan lainnya. Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka setelah tertimpa pohon tumbang.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan lebat yang disertai angin kencang menerjang Plaza Alun-alun Karanganyar, menyebabkan sebuah pohon trembesi tumbang dan menimpa tiga warga yang tengah berada di lokasi. Ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD Karanganyar untuk mendapatkan pertolongan medis.
Selain di area alun-alun, angin kencang juga merobohkan 11 pohon yang tersebar di beberapa kecamatan di Karanganyar.
Pohon tumbang tersebut tidak hanya menyebabkan korban jiwa, tetapi juga merusak rumah warga di Kecamatan Tasikmadu dan Kebakkramat. Bahkan, baliho yang terletak di dekat Polres Karanganyar turut roboh akibat terjangan angin.
Identitas Korban
Korban yang teridentifikasi berinisial CBA (23), DPK (23), dan AS (29), seluruhnya merupakan warga Karanganyar. CBA dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis, sementara DPK dan AS mengalami patah tulang kaki dan masih menjalani perawatan intensif.
Dampak Kerusakan
Selain menelan korban jiwa, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas umum. Tenda-tenda milik pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di sekitar alun-alun rusak akibat terjangan angin. Di beberapa titik, dilaporkan terjadi hujan es yang semakin memperparah situasi.
Upaya Penanganan
Tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi korban dan membersihkan lokasi dari puing-puing pohon tumbang serta tenda yang hancur. Proses evakuasi berlangsung hingga malam hari guna memastikan tidak ada korban lain yang terjebak.
Bencana angin kencang dan hujan deras yang melanda Karanganyar ini menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.
Pemerintah setempat bersama tim BPBD dan relawan terus berupaya memulihkan kondisi serta memberikan bantuan kepada para korban.
Dengan cuaca yang tidak menentu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak menelan lebih banyak korban di masa mendatang.(Kabarjawa)