Harga Jagung Anjlok di Madiun, Petani Keluhkan Harga di Bawah HPP

Bagikan :
Harga Jagung Anjlok di Madiun, Petani Keluhkan Harga di Bawah HPP
Harga Jagung Anjlok di Madiun, Petani Keluhkan Harga di Bawah HPP(Sumber Gambar : Ilustrasi: Pinterest/Murf Hurf)

Kabarjawa – Petani jagung di Kabupaten Madiun menghadapi tantangan besar di tengah musim panen kali ini. Alih-alih meraup keuntungan, mereka justru dirundung kesulitan akibat anjloknya harga jual jagung anjlok di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Situasi ini memicu keresahan di kalangan petani yang berharap adanya perhatian dan tindakan dari pemerintah.

Harga Jagung di Bawah Standar HPP

Sejumlah petani di berbagai desa di Kabupaten Madiun mengeluhkan harga jagung yang merosot tajam. Di Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, harga jagung baru panen hanya mencapai Rp 3.300 per kilogram, jauh di bawah HPP sebesar Rp 5.500 per kilogram yang ditetapkan dalam SK Bapanas Nomor 18 Tahun 2025.

Tak hanya di Wonorejo, petani dari desa lain juga mengalami kondisi serupa. Di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, harga jagung pipil basah berkisar antara Rp 3.200 hingga Rp 3.500 per kilogram, sementara jagung kering hanya dihargai Rp 4.500 per kilogram. Bahkan, harga jagung glondong basah hanya mencapai Rp 2.200 per kilogram.

Baca juga  KPPU Tegaskan Pengawasan Ketat Perdagangan Beras, Soroti Peran Strategis Bulog di Tengah Lonjakan Harga

Faktor Cuaca dan Tengkulak Nakal

Selain harga yang rendah, curah hujan tinggi juga menjadi tantangan tambahan bagi para petani. Hujan yang terus menerus membuat proses pengeringan jagung menjadi lebih sulit, meningkatkan risiko munculnya jamur pada hasil panen.

Di sisi lain, adanya dugaan praktik tengkulak nakal turut memperburuk situasi. Para petani mendesak agar pemerintah, khususnya Bulog, turun tangan untuk membeli hasil panen sesuai dengan HPP.

Mereka juga berharap agar pihak berwenang menindak tengkulak yang memainkan harga di lapangan.

Desakan Solusi dari Pemerintah

Petani berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk membantu mereka keluar dari situasi sulit ini. Salah satu harapan terbesar mereka adalah agar Bulog hadir di tengah petani dan membeli hasil panen dengan harga yang telah ditetapkan.

Selain itu, para petani mendesak adanya pengawasan lebih ketat terhadap praktik perdagangan di tingkat tengkulak. Tindakan tegas dinilai perlu untuk memastikan harga jagung yang layak dan memberikan keadilan bagi petani.

Anjloknya harga jagung di Kabupaten Madiun menjadi pukulan berat bagi para petani yang sudah berjuang keras di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Baca juga  Wisata Religius di Jogja: Berkeliling Masjid, Klenteng, dan Candi yang Datangkan Pengalaman Baru dan Seru

Harapan besar mereka tertuju pada pemerintah untuk memberikan solusi konkret, mulai dari intervensi harga hingga penindakan praktik curang di lapangan.

Jika tidak segera diatasi, situasi ini dikhawatirkan akan semakin memperburuk kesejahteraan petani di Madiun.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
tiktok-5064078_1280
Ramai di TikTok, Warung Madura Baju Kuning Viral, Apa Isi Kontennya?
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?