
Kabarjawa – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah. Sebuah bus yang mengangkut rombongan pengajian asal Sukoharjo mengalami insiden tragis di Jalan Dusun Bakalan, Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (17/3) malam itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Kronologi Kejadian
Bus bernomor polisi AD-7381-OA tersebut dikemudikan oleh Jiarno (61), warga Sukoharjo. Kejadian naas itu berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB ketika bus dalam perjalanan pulang setelah menghadiri kegiatan pengajian. Diduga, jalanan yang licin membuat bus kehilangan kendali.
Menurut keterangan saksi, insiden bermula saat bus mencoba menghindari sebuah genset yang berada di tepi jalan. Upaya tersebut membuat kendaraan oleng dan akhirnya tergelincir keluar jalur, hingga terguling ke jurang di tepi jalan.
Korban Kecelakaan
Dalam kecelakaan ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia, yaitu Tri (72), warga Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.
Sementara itu, enam penumpang lainnya mengalami luka-luka, yaitu Sarjono (65), Rochmahful (72), Sulaso (59), Zidan (17), Iqbal (19), dan Burhan (28). Seluruh korban luka saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Maguan Husada Pracimantoro.
Tindak Lanjut
Pihak kepolisian Polres Wonogiri melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang bus berasal dari Kabupaten Sukoharjo. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini.
Camat Pracimantoro, Warsito, menambahkan bahwa bus yang terlibat kecelakaan adalah bus besar yang mengangkut rombongan orang dewasa.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di medan jalan yang licin dan berliku.
Kecelakaan tunggal yang melibatkan bus rombongan pengajian asal Sukoharjo di Wonogiri menambah daftar panjang insiden lalu lintas di kawasan tersebut.
Perjalanan pulang yang seharusnya penuh berkah justru berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara, khususnya di jalan-jalan yang rawan kecelakaan.(Kabarjawa)