Banyuwangi Gencarkan Pengurangan Kantong Plastik di Pasar Takjil Ramadhan

Bagikan :
Banyuwangi Gencarkan Pengurangan Kantong Plastik di Pasar Takjil Ramadhan
Banyuwangi Gencarkan Pengurangan Kantong Plastik di Pasar Takjil Ramadhan(sumber gambar : ilustrasi: pixabay/viarami)

Kabarjawa – Pengurangan Kantong Plastik! Dalam upaya mengurangi limbah plastik yang semakin meningkat, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengeluarkan kebijakan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik selama pelaksanaan Pasar Takjil Ramadhan.

Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan mendukung upaya pelestarian alam. Dengan adanya imbauan ini, baik pedagang maupun pembeli diharapkan dapat lebih sadar terhadap dampak negatif penggunaan plastik sekali pakai.

Kebijakan Pengurangan Kantong Plastik

Dalam kebijakan yang ditandatangani oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Dwi Yanto, masyarakat diimbau untuk membawa wadah dan kantong belanja sendiri saat berbelanja di Pasar Takjil Ramadhan.

Hal ini juga berlaku bagi para pedagang, yang disarankan untuk tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai sebagai wadah dagangan mereka. Sebagai alternatif, mereka didorong untuk menyediakan kantong ramah lingkungan yang berbayar.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam mengurangi timbunan sampah plastik yang kerap menjadi masalah lingkungan, terutama di kawasan pasar tradisional.

Pengurangan penggunaan plastik tidak hanya membantu kebersihan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga  Cuaca Jateng 13 Maret 2025: Hujan Ringan di Beberapa Wilayah

Dukungan dari Bupati Banyuwangi

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Pasar Takjil Ramadhan yang berkembang di berbagai desa dan kampung.

Ia mengajak masyarakat untuk membawa kantong belanja sendiri guna mengurangi sampah plastik yang dihasilkan dari aktivitas jual beli selama bulan Ramadhan.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya kebersihan dan keamanan makanan yang dijual di Pasar Takjil. Untuk memastikan hal tersebut, Pemkab Banyuwangi akan mengoperasikan laboratorium kesehatan keliling yang secara berkala akan menguji kualitas makanan dan minuman yang dijual.

Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa makanan yang tersedia tidak hanya lezat tetapi juga higienis dan aman untuk dikonsumsi.

Festival Ngerandu Buko: Upaya Menggerakkan Ekonomi Warga

Pasar Takjil Ramadhan di Banyuwangi dikemas dalam ‘Festival Ngerandu Buko’ yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa, termasuk titik-titik baru seperti Pantai Marina Boom. Festival ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan wisatawan yang ingin menikmati aneka kuliner khas Ramadhan.

Selain menjadi ajang berburu makanan dan minuman, festival ini juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Baca juga  Tol Fungsional Prambanan di Klaten Siap Dibuka untuk Arus Mudik 2025

Dengan banyaknya pengunjung yang datang, para pedagang mendapatkan peluang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan mereka. Inisiatif ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.

Kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik di Pasar Takjil Ramadhan Banyuwangi adalah langkah progresif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak negatif sampah plastik.

Selain itu, melalui Festival Ngerandu Buko, pemerintah tidak hanya mendorong kebiasaan ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dengan kesadaran bersama, diharapkan inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan kebijakan serupa demi keberlanjutan lingkungan yang lebih baik.(Kabarjawa)

 

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya