
Kabarjawa – Banjir Kali Lamong kembali merendam beberapa wilayah di Kabupaten Gresik. Akibatnya, sejumlah ruas jalan utama terpaksa ditutup karena ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter. Penutupan jalan ini berdampak pada aktivitas masyarakat yang terpaksa mencari jalur alternatif.
Penutupan Jalan Boboh dan Morowudi
Salah satu ruas jalan yang terdampak adalah Jalan Boboh di Kecamatan Menganti. Jalan ini ditutup mulai dari pertigaan setelah jembatan hingga pertigaan Kepatihan karena masih terendam banjir setinggi 50 sentimeter.
Jalan tersebut merupakan akses penting bagi warga yang ingin menuju Benowo, Surabaya.Tak hanya Jalan Boboh, Jalan Morowudi di Kecamatan Cerme juga mengalami kondisi serupa.
Genangan air di jalur ini bahkan lebih parah dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter dan melumpuhkan akses menuju Kecamatan Benjeng. Untuk menghindari risiko, petugas telah mengalihkan arus lalu lintas melalui Metatu menuju Pasar Cerme.
Pengendara Nekat Terobos Banjir
Meski petugas telah memasang papan peringatan terkait penutupan jalan, masih banyak pengendara yang nekat menerobos banjir. Sebagian besar pengendara roda dua memilih melintas meski berisiko mogok.
Hal ini dilakukan karena jalur alternatif yang disediakan dianggap terlalu jauh dan berpotensi menyebabkan kemacetan.
Beberapa warga mengaku terpaksa melintasi genangan air agar perjalanan mereka lebih cepat. Banyak pengendara yang lebih memilih menerobos daripada harus memutar jauh, terutama bagi mereka yang memiliki keperluan mendesak.
Kondisi Banjir Berangsur Surut
Meskipun beberapa wilayah masih terendam, kondisi banjir di Gresik mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Beberapa titik yang sebelumnya tergenang kini sudah mulai mengering.
Namun, akses di sejumlah jalan lingkungan dan penghubung desa masih belum bisa dilalui karena ketinggian air masih berkisar 50 hingga 60 sentimeter.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, mereka terus memantau situasi dan melakukan upaya penanganan agar banjir segera surut sepenuhnya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Banjir akibat luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik menyebabkan lumpuhnya beberapa akses jalan utama, termasuk Jalan Boboh dan Jalan Morowudi.
Meski air perlahan surut, masih ada beberapa ruas jalan yang belum bisa dilalui. Pengendara yang nekat menerobos banjir diimbau untuk lebih berhati-hati agar tidak mengalami kerusakan kendaraan atau membahayakan keselamatan.
Pemerintah setempat terus berupaya menangani dampak banjir agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.(Kabarjawa)