
KABAR JAWAย – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 2026 akan segera bergulir.
Berdasarkan kalender akademik yang telah ditetapkan, agenda asesmen ini akan diselenggarakan dalam dua gelombang.
Adapun pelaksanaan utama dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026, sementara jadwal susulan disiapkan pada rentang 16 hingga 29 November 2026.
Dan dari berbagai rumpun mata pelajaran pilihan yang diujikan, Biologi menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur kompetensi analitis dan literasi sains peserta didik.
Dalam menghadapi instrumen evaluasi berskala nasional ini, persiapan yang presisi sangat dibutuhkan agar tenaga pendidik maupun siswa tidak sekadar meraba-raba materi.
Oleh karena itu, Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis kerangka kompetensi dan kisi-kisi resmi.
Link Kisi-kisi TKA 2026 Mapel Biologi
Adapun panduan teknis, penjabaran indikator soal, serta kerangka TKA mata pelajaran Biologi tingkat SMA tahun 2026 dapat diakses lewat link di bawah ini.
- https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/tka/view/mata-pelajaran-pilihan/sma/biologi
Adapun diketahui bahwa paradigma pengujian TKA Biologi 2026 tidak lagi berfokus pada hafalan mati atau rote learning, melainkan bergeser pada integrasi konsep dan pemecahan masalah. Berikut adalah rincian garis besar materi dan level kognitif yang akan diujikan.
Ruang Lingkup Materi TKA Biologi
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabarjawa.com, didapati bahwa cakupan materi yang diujikan disusun untuk mengukur pemahaman holistik siswa terhadap sistem kehidupan. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut.
Keanekaragaman Hayati
Menguji pemahaman tentang prinsip klasifikasi taksonomi, analisis keanekaragaman pada tingkat gen, spesies, dan ekosistem, serta struktur, peranan bakteri, hingga dinamika jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.
Sel dan Metabolisme
Berfokus pada biomolekuler, meliputi struktur dan fungsi enzim, proses katabolisme (respirasi seluler), anabolisme (fotosintesis), serta mekanisme transpor zat melintasi membran membran sel.
Sistem Tubuh Makhluk Hidup
Mengevaluasi fungsi dan gangguan fisiologis pada sistem sirkulasi darah, respirasi, ekskresi, imunitas (sistem kekebalan), koordinasi saraf/hormon, hingga sistem reproduksi.
Keterampilan Proses & Inkuiri
Modul ini secara spesifik menguji literasi sains terapan, di mana siswa dituntut mampu merumuskan pertanyaan ilmiah, merencanakan skema penyelidikan, serta memproses dan menganalisis set data berupa grafik, tabel hasil eksperimen, atau studi kasus nyata di lapangan.
Level Kognitif Evaluasi
Untuk mengukur kedalaman analisis peserta didik, struktur soal TKA Biologi 2026 juga kemungkinan didistribusikan ke dalam tiga level kognitif yang bertingka, antara lain sebagai berikut.
Pemahaman
Pada tingkat dasar ini, siswa diuji kemampuannya dalam menjelaskan dan mengklasifikasikan konsep-konsep biologis berdasarkan informasi faktual yang telah dipelajari atau yang disajikan langsung pada stimulus soal.
Penerapan
Menguji keandalan siswa dalam menggunakan konsep biologi yang dimiliki untuk merancang solusi teknis, menyelesaikan masalah ekologis, atau mendiagnosis gangguan tertentu pada sistem organ.
Penalaran
Merupakan level kognitif tertinggi yang menuntut siswa untuk mengevaluasi informasi kompleks, membaca dan membedah data hasil percobaan ilmiah, memvalidasi hipotesis, dan menarik kesimpulan yang koheren dan berbasis bukti atau evidence-based.
Pemahaman yang komprehensif terhadap kerangka materi dan level kognitif ini diharapkan dapat menjadi kompas panduan yang efektif bagi sekolah.
Integrasi antara pendalaman materi seluler hingga ekosistem dengan penajaman logika inkuiri akan menjadi kunci utama keberhasilan peserta didik dalam menaklukkan soal-soal TKA tahun ini.***