5 Tempat Wisata Ramah Anak di Bantul untuk Liburan Keluarga Tanpa Ribet

Bagikan :
Anak-anak didampingi orang tua asyik mereka bermain air di Kids Fun Piyungan Bantul. (GMaps/Syallendra)
Anak-anak didampingi orang tua asyik mereka bermain air di Kids Fun Piyungan Bantul. (GMaps/Syallendra)

Kabar Jawa – Liburan bersama anak memang menyenangkan, tetapi urusan memilih destinasi kadang bisa bikin orang tua berpikir dua kali.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencari destinasi. Mulai dari tempatnya yang harus menarik, aktivitasnya sesuai usia anak, fasilitasnya memadai, dan kalau bisa tidak membuat perjalanan terasa melelahkan.

Kabar baiknya, di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat beragam pilihan wisata ramah anak yang cocok buat liburan bersama buah hari tercinta.

Bantul punya taman rekreasi dengan wahana permainan, taman edukasi bertema dinosaurus, kebun buah dengan pemandangan alam, hingga air terjun dan hutan pinus yang cocok untuk mengenalkan anak pada lingkungan.

Berikut lima tempat wisata ramah anak di Bantul yang bisa menjadi inspirasi liburan keluarga tanpa ribet.

5 Tempat Wisata Ramah Anak di Bantul

1. Kids Fun Parcs Piyungan, Pilihan Seru untuk Anak yang Aktif

Kalau si kecil termasuk anak yang tidak bisa diam dan selalu ingin mencoba hal baru, Kids Fun Parcs bisa menjadi pilihan utama.

Berlokasi di Jalan Wonosari Km 10, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, taman rekreasi ini menawarkan berbagai wahana untuk anak-anak maupun orang dewasa. Informasi di situs resmi Kids Fun menyebutkan bahwa taman ini memiliki beragam wahana anak dan keluarga.

Area Aqua Splash juga menyediakan pilihan rekreasi air, sementara Yogya Go Karts menawarkan pengalaman balapan di lintasan khusus.

Untuk keluarga yang membawa anak usia prasekolah, pilih wahana sederhana yang sesuai dengan batas tinggi badan dan ketentuan usia. Anak yang lebih besar mungkin lebih tertarik mencoba permainan ketangkasan atau wahana yang menantang, tentu dengan pengawasan orang tua.

Menariknya, orang tua juga bisa ikut bermain. Jadi, liburan tidak harus berakhir dengan ayah dan ibu hanya duduk menunggu si kecil selesai bermain.

2. Potorono Edu Park, Bermain Sambil Mengenal Dunia Dinosaurus

Liburan keluarga tidak harus selalu tentang permainan. Sesekali, ajak anak mengunjungi tempat yang bisa memancing rasa ingin tahu sekaligus memberi pengalaman belajar di luar rumah.

Baca juga  Puncak Becici Jadi Tempat Pas Buat Menenangkan Pikiran di Libur Tahun Baru Islam

Potorono Edu Park di Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Bantul, bisa menjadi salah satu alternatifnya. Destinasi ini dikenal dengan wahana bertema dinosaurus yang menarik perhatian anak-anak.

Dalam informasi yang diterbitkan pada Mei 2022, situs resmi Kalurahan Potorono menjelaskan bahwa taman dinosaurus di Potorono Edu Park menghadirkan replika dinosaurus dan dokar dinosaurus yang dapat dinaiki pengunjung.

Bayangkan wajah si kecil ketika melihat dinosaurus dalam ukuran besar atau mencoba wahana bertema hewan purba. Momen seperti ini bisa menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengenalkan anak pada dunia prasejarah dengan cara yang lebih menyenangkan.

Kamu juga bisa mengajak anak berdiskusi tentang bentuk dinosaurus, ukuran tubuhnya, atau hewan yang hidup pada masa lampau. Tidak perlu seperti sedang mengikuti pelajaran sekolah, kamu bisa membiarkan obrolan berlangsung santai sesuai rasa ingin tahu mereka.

3. Kebun Buah Mangunan, Mengenalkan Anak pada Alam dan Buah-buahan

Kalau ingin liburan yang lebih santai dan jauh dari suasana taman bermain yang ramai, Kebun Buah Mangunan layak dipertimbangkan.

Berada di kawasan Mangunan, Dlingo, Bantul, destinasi ini menawarkan pemandangan alam dari perbukitan sekaligus pengalaman mengenal berbagai jenis tanaman buah.

Suasana hijau dan udara yang relatif sejuk membuatnya menarik untuk keluarga yang ingin menghabiskan waktu di alam terbuka.

Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta menjelaskan bahwa Kebun Buah Mangunan memiliki fungsi wisata edukasi.

Di sini pengunjung dapat mengenal aneka tanaman buah, seperti sawo, jambu, jeruk, rambutan, dan durian. Saat musim panen, beberapa buah juga dapat dinikmati atau dibeli sesuai ketersediaan.

Bagi anak-anak, kunjungan ini bisa menjadi kesempatan belajar yang menyenangkan. Mereka dapat melihat tanaman secara langsung, mengenali bentuk daun dan buah, serta memahami bahwa makanan yang mereka konsumsi berasal dari proses budidaya.

Sementara itu, orang tua bisa menikmati panorama alam, beristirahat di gazebo, atau mengambil foto keluarga dengan latar pemandangan hijau.

Namun, perlu diketahui bahwa kebun buah bukan berarti seluruh tanaman selalu berbuah atau pengunjung bebas memetik buah. Aktivitas panen bergantung pada musim dan ketentuan pengelola.

4. Grojogan Lepo Dlingo, Bermain Air di Tengah Suasana Alam

Anak-anak biasanya senang bermain air. Jika si kecil termasuk penggemar aktivitas ini, Grojogan Lepo di Dlingo dapat menjadi pilihan wisata alam yang menarik.

Grojogan Lepo, yang dikenal juga sebagai Air Terjun Lepo, berada di kawasan Dusun Pokoh, Dlingo, Bantul. Destinasi ini memiliki aliran air terjun bertingkat dan kolam-kolam alami yang menjadi daya tarik pengunjung.

Baca juga  Mahasiswa UAJY Dalami Budaya Jawa Lewat Program Jogja Istimewa di Keraton Yogyakarta

Dinas Pariwisata DIY pernah menjelaskan bahwa salah satu kolam di tingkat pertama memiliki kedalaman sekitar setengah meter dan biasa digunakan pengunjung untuk merendam kaki atau bermain air.

Suasana alam yang asri membuat tempat ini cocok bagi keluarga yang ingin mengajak anak menikmati lingkungan di luar perkotaan. Anak bisa mengenal suara aliran air, bebatuan, dan vegetasi sekitar sambil bermain secara terbatas di area yang diperbolehkan.

Namun, kedalaman dan kondisi air dapat berubah sesuai cuaca serta debit aliran. Oleh karena itu, jangan langsung menganggap seluruh kolam aman untuk anak-anak.

Selain itu area air terjun mempunyai bebatuan yang licin, kedalaman yang berbeda-beda, serta potensi perubahan arus ketika hujan turun. Orang tua harus mengawasi dan mendampingi anak mereka untuk mencegah hal tidak diinginkan terjadi.

Jangan biarkan anak bermain sendiri meskipun kolam terlihat dangkal, dan hindari bermain air saat hujan deras atau ketika aliran sedang meningkat.

Jika membawa balita, pilih area yang paling mudah diawasi dan jangan memaksakan aktivitas apabila akses menuju lokasi terasa terlalu berat.

5. Hutan Pinus Mangunan, Piknik Santai di Tengah Pepohonan

Tidak semua liburan harus diisi dengan wahana permainan. Terkadang, berjalan santai, menikmati udara segar, dan duduk bersama keluarga justru menjadi kegiatan yang paling berkesan.

Hutan Pinus Mangunan menawarkan suasana tersebut. Kawasan ini memiliki pepohonan pinus yang menjulang dan lingkungan hijau yang cocok untuk menikmati waktu bersama keluarga.

Menurut Dinas Pariwisata DIY, kawasan hutan pinus Mangunan merupakan bagian dari area hutan yang direboisasi. Selain pinus, kawasan tersebut juga ditumbuhi jenis pohon lain, seperti akasia, kemiri, mahoni, dan kayu putih. Beberapa lokasi wisata di kawasan ini menyediakan bangku, gazebo, toilet, musala, dan tempat makan.

Untuk keluarga dengan anak-anak, suasana hutan bisa menjadi kesempatan mengenalkan alam secara langsung. Ajak si kecil mengamati bentuk daun, mendengar suara burung, atau berjalan menyusuri jalur yang tersedia.

Kamu juga bisa menyiapkan bekal sederhana dan menikmati waktu bersama di area yang memang diperbolehkan untuk duduk atau piknik. Sementara itu, orang tua yang gemar fotografi dapat mengabadikan momen keluarga dengan latar pepohonan.

Meski suasananya relatif teduh, tetap perhatikan kondisi cuaca. Angin kencang, hujan, dan ranting yang jatuh dapat menimbulkan risiko di kawasan hutan.

Tips Liburan Bersama Anak agar Tidak Ribet

Memilih destinasi yang tepat baru separuh dari persiapan. Supaya perjalanan keluarga lebih nyaman, ada beberapa hal sederhana yang sebaiknya dilakukan sebelum berangkat.

Baca juga  7 Rekomendasi Wisata Pedesaan di Jogja: Cocok untuk Healing dan Hunting Foto

1. Siapkan tas khusus anak

Tidak perlu membawa seluruh isi rumah. Cukup siapkan perlengkapan sesuai aktivitas yang akan dilakukan.

  • Baju ganti, terutama jika berencana berenang atau bermain air.
  • Handuk kecil dan kantong untuk pakaian basah.
  • Sunscreen yang sesuai untuk anak serta topi.
  • Air minum dan camilan.
  • Tisu, tisu basah, serta kantong sampah.
  • Obat pribadi dan perlengkapan pertolongan pertama sederhana.
  • Pakaian hangat atau jas hujan ringan jika cuaca berpotensi berubah.
  • Untuk anak yang masih menggunakan popok, tambahkan popok cadangan dan perlengkapan kebersihan secukupnya.

2. Pilih tempat sesuai usia dan minat anak

Anak usia balita biasanya membutuhkan tempat dengan akses yang mudah, area istirahat, serta aktivitas yang tidak terlalu melelahkan. Anak yang lebih besar mungkin menikmati wahana permainan atau eksplorasi alam yang lebih panjang.

Jangan memaksakan semua anggota keluarga mengikuti aktivitas yang sama. Jika anak mulai mengantuk, lapar, atau rewel, istirahat sejenak bisa lebih bermanfaat daripada melanjutkan agenda.

3. Periksa akses parkir dan fasilitas sebelum berangkat

Akses parkir yang memadai dapat membantu orang tua mengatur barang bawaan dan memindahkan anak dengan lebih nyaman. Namun, ketersediaan parkir dekat pintu masuk, toilet, ruang menyusui, atau tempat istirahat perlu dikonfirmasi sesuai destinasi.

Untuk Kids Fun, informasi fasilitas dan akses dapat diperiksa melalui situs resminya di https://kidsfun.co.id/. Sementara itu, untuk wisata alam seperti Grojogan Lepo dan Hutan Pinus Mangunan, perhatikan kemungkinan adanya jalur menurun, tangga, atau permukaan tidak rata.

Jika membawa stroller, tanyakan apakah jalur di lokasi memungkinkan penggunaannya. Pada beberapa wisata alam, gendongan bayi mungkin lebih praktis daripada stroller.

4. Berangkat lebih awal dan jangan terlalu padat menyusun agenda

Berangkat pagi dapat memberi lebih banyak waktu untuk menikmati destinasi tanpa terburu-buru. Namun, tetap pertimbangkan jam tidur anak dan jarak perjalanan.

Untuk satu hari liburan, satu destinasi utama ditambah satu tujuan singkat biasanya lebih realistis daripada memaksakan tiga atau empat tempat sekaligus.

5. Utamakan keselamatan, bukan sekadar foto bagus

Selalu awasi anak saat berada di dekat kolam renang, air terjun, jalan kendaraan, atau area berbukit. Ikuti petunjuk pengelola dan jangan memasuki area yang ditutup.

Untuk aktivitas air, orang tua sebaiknya berada cukup dekat untuk segera membantu anak. Pelampung bukan pengganti pengawasan langsung.

Berita Terbaru

Kenali 5 falsafah ekologi Jawa kuno yang mengajarkan harmoni dengan alam dan relevan untuk menghadapi krisis iklim modern. (AI)
Bukan Sekadar Mitos, Ini 5 Falsafah Ekologi Jawa yang Relevan untuk Menghadapi Krisis Iklim Hari Ini
Hamenang Wajar Ismoyo anak siapa dan dari partai apa? Simak profil, perjalanan politik, kronologi OTT KPK, serta dugaan kasusnya!
Hamenang Wajar Ismoyo Anak Siapa dan Berasal dari Partai Apa? Profil, Kronologi OTT KPK, dan Kasus yang Menjeratnya
Anak-anak didampingi orang tua asyik mereka bermain air di Kids Fun Piyungan Bantul. (GMaps/Syallendra)
5 Tempat Wisata Ramah Anak di Bantul untuk Liburan Keluarga Tanpa Ribet
Wisatawan naik Jeep di Gumuk Pasir Parangkusumo, salah satu wisata pantai hits di Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta yang wajib masuk bucket list libur akhir pekan. (GMaps/Hamim Tzy)
5 Pantai Hits di Bantul yang Wajib Masuk Bucket List Liburan Akhir Pekan
Kenapa ChatGPT muncul This Response Couldnโ€™t Load? Ketahui arti error, penyebab, dan cara mengatasinya berdasarkan panduan resmi OpenAI.
Kenapa Chat GPT This response couldnโ€™t load Terus? Ketahui Arti, Penyebab, dan Cara Mengatasi Chat GPT Error

Terpopuler

Mahanni Yulindha Pratiwi adalah Wakil Bupati Klaten terpilih. Simak asal, usia, pekerjaan, partai, keluarga, dan profil lengkapnya.
Mahanni Yulindha Pratiwi Orang Mana, Umur, Kerja Apa, Partai Apa? Biodata Wakil Bupati Klaten Istri Mendiang Benny Indra
Ilustrasi khatib menyampaikan khutbah Jumat.(Pexels.com/Alena Darmel)
Naskah Khutbah Jumat 16 Oktober 2026 Singkat Terbaru, Menyentuh Hati Jamaah Lengkap dengan Doa
Kenapa ChatGPT muncul This Response Couldnโ€™t Load? Ketahui arti error, penyebab, dan cara mengatasinya berdasarkan panduan resmi OpenAI.
Kenapa Chat GPT This response couldnโ€™t load Terus? Ketahui Arti, Penyebab, dan Cara Mengatasi Chat GPT Error
Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi Ketik Minimal 1 Penerapan untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi
Kunci Jawaban PMM: Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi? Ketik Minimal 1 Penerapan
Ilustrasi cuaca ekstrem. (Pixabay)
Kapan Musim Hujan 2026-2027? Ini Prediksi BMKG dan Penyebab Hujan Saat El Nino