
KABAR JAWA – Ajang balap MotoGP dipastikan akan berlanjut di GP Malaysia, tepatnya di Sirkuit Internasional Sepang.
Sementara itu, seperti biasanya, rangkaian balap di kawasan Asia Tenggara ini tak hanya menjadi panggung bagi kelas premier MotoGP, tetapi juga menempatkan kelas Moto3 sebagai magnet bagi para pecinta balap di tanah air.
Sebab, talenta muda kebanggaan asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama dipastikan bakal tampil dalam ajang tersebut.
Apalagi, ekspektasi publik melambung tinggi mengingat pada seri kualifikasi sebelumnya di Grand Prix Australia, Veda sukses mengguncang lintasan internasional dengan merebut posisi start terdepan alias P1.
Jadwal Live Trans7 Moto3 Malaysia 2026
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pihak stasiun televisi Trans7 terkait rincian jam tayang spesifik untuk balapan di Malaysia.
Kendati demikian, jika merujuk pada pola penyiaran free-to-air (FTA) konvensional yang kerap dilakukan, Trans7 umumnya memprioritaskan siaran langsung untuk sesi balapan utamanya.
Berdasarkan jadwal resmi MotoGP, balapan utama Moto3 Malaysia 2026 akan digelar pada hari Minggu, 1 November 2026, mulai pukul 11.00 WIB.
Sehingga, kemungkinan besar bahwa Trans7 akan mengudara pada jam tersebut untuk menayangkan jalannya balapan kelas Moto3 secara gratis.
Akan tetapi, publik tetap disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi, mengingat jadwal penyiaran televisi dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan dinamika teknis penyelenggara di lapangan.
Prestasi Historis Veda Ega di Phillip Island
Sebagai informasi, kepercayaan diri Veda Ega menjelang balapan di Sepang dipastikan berada di level puncak berkat rekor impresif yang ia torehkan di Sirkuit Phillip Island, Australia.
Remaja berusia 17 tahun yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia tersebut berhasil mencetak sejarah monumental sebagai pembalap Indonesia pertama yang sukses mengamankan pole position di ajang Moto3.
Pencapaian bersejarah ini diraih melalui perjuangan teknis yang berat. Mengawali kualifikasi dari sesi Q1, Veda harus berjuang keras hingga berhasil finis di urutan keempat demi menembus Q2.
Pada sesi penentuan tersebut, ia membukukan catatan waktu absolut 1 menit 35,299 detik, unggul tipis 0,021 detik dari rival terdekatnya, Máximo Quiles.
Sayangnya, superioritas catatan waktu tersebut gagal dikonversi menjadi perolehan poin klasemen. Balapan utama yang sedianya dijadwalkan pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, terpaksa dibatalkan secara total oleh pihak penyelenggara.
Cuaca buruk berupa curah hujan ekstrem yang mengakibatkan jarak pandang terbatas membuat helikopter medis tidak mendapatkan izin operasi terbang, sehingga balapan ditiadakan demi keselamatan mutlak para pembalap.
Meskipun gagal mendulang poin akibat force majeure tersebut, rekor pole position yang diukir Veda tetap diakui sah secara regulasi FIM, menjadi tonggak sejarah kebanggaan baru bagi dunia balap motor Indonesia.***