
KabarJawa.com – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengenalkan dasar-dasar arsitektur kepada murid SD Tumbuh 2 Yogyakarta melalui kegiatan belajar bersama dan praktik membuat maket rumah pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Departemen Arsitektur UAJY ini menggabungkan pemaparan materi dengan praktik merancang rumah secara berkelompok.
Ketua Departemen Arsitektur UAJY, Dr. Ir. Anna Pudianti, M.Sc., menyambut kedatangan para murid dan guru pendamping. Ia mengajak peserta mengenal arsitektur melalui kegiatan belajar yang interaktif.
“Kita belajar bersama, apa sebenarnya arsitektur itu,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para murid untuk mengenal arsitektur melalui pengalaman langsung. Selain memahami dasar-dasar perancangan hunian, mereka juga diajak menuangkan gagasan ke dalam bentuk maket rumah.
Belajar Merancang Rumah dan Taman yang Nyaman
Materi bertajuk “Rumah dan Taman yang Nyaman” disampaikan oleh Ar. Yustina Banon Wismarani, S.T., M.Sc., IAI., Dosen Arsitektur UAJY.
Dalam sesi tersebut, para murid diajak memahami pentingnya merancang rumah dan lingkungan yang nyaman, aman, sehat, serta fungsional. Materi ini menjadi pengantar sebelum mereka mengikuti praktik pembuatan maket rumah.
Perwakilan guru SD Tumbuh 2 Yogyakarta, Haknyonowati, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Departemen Arsitektur UAJY atas penyambutan dan kegiatan yang telah disiapkan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga berkaitan dengan proyek kedua yang sedang dikerjakan murid, khususnya dari tingkat upper grade.
“Kami juga mengucapkan terima kasih untuk Ibu Anna, Ibu Banon, dan Ibu Oci, dan untuk semua yang ikut dalam kegiatan hari ini, dari teman-teman arsitektur UAJY. Kami dari SD Tumbuh 2, khususnya dari upper grade, akan belajar bagaimana membuat maket yang kebetulan sesuai dengan proyek kita yang kedua,” ungkapnya.
Murid Membuat Maket Rumah Secara Berkelompok
Setelah mengikuti pemaparan materi, para murid melanjutkan kegiatan dengan membuat maket rumah. Mereka dibagi ke dalam kelompok yang masing-masing terdiri dari empat sampai lima anak.
Setiap kelompok bekerja sama menyusun maket dengan bimbingan dan pengawasan guru serta kakak pendamping. Melalui praktik ini, murid mendapat kesempatan untuk menerapkan gagasan yang diperoleh selama sesi materi ke dalam sebuah karya.
Setelah maket selesai dibuat, setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya di hadapan peserta lain. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara menggunakan stiker untuk memilih maket yang dinilai paling menarik.
Kelompok 1 terpilih sebagai pemenang setelah memperoleh 13 stiker suara.
Murid Antusias Mengenal Proses Mendesain Rumah
Pengalaman belajar melalui praktik tersebut mendapat sambutan positif dari salah satu murid SD Tumbuh 2 Yogyakarta, Rumail Akhtar. Ia mengaku senang mengikuti kegiatan karena bisa mengenal cara mendesain rumah sekaligus mempelajari proses membangun rumah.
“Seru sih, dari acara ini bisa belajar cara mendesain rumah, atau mungkin kalau sudah besar membangun rumah,” ujarnya.
Kegiatan yang diselenggarakan Departemen Arsitektur UAJY ini mempertemukan pengenalan konsep arsitektur dengan praktik sederhana yang dapat diikuti murid sekolah dasar. Melalui pemaparan materi dan pembuatan maket secara berkelompok, para murid memperoleh kesempatan untuk mengenal bidang arsitektur sejak dini.