
Yogyakarta, KabarJawa.com – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) meluluskan 946 wisudawan dalam Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Profesi Periode IV Tahun Akademik 2025/2026.
Prosesi wisuda berlangsung selama dua hari, yakni Jumat (28/8/2026) dan Sabtu (29/8/2026), di Gedung Slamet Rijadi, Student Center UAJY.
Wisuda pada Jumat diikuti oleh lulusan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, serta Fakultas Hukum.
Sementara itu, rangkaian pada Sabtu diperuntukkan bagi lulusan Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Industri, dan Fakultas Teknobiologi.
UAJY Telah Meluluskan Lebih dari 60 Ribu Alumni

Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 juga menjadi bagian dari perjalanan panjang UAJY dalam menghasilkan lulusan. Hingga periode tersebut, universitas telah mencatat 60.723 lulusan.
Jumlah tersebut terdiri atas 57.253 lulusan Program Sarjana, 3.443 lulusan Program Magister, serta 37 lulusan Program Profesi.
Para alumni tersebut kini telah tersebar di berbagai bidang dan menjalani perjalanan profesional maupun pengabdian di tengah masyarakat.
Bagi para wisudawan, kelulusan bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi. Momen tersebut sekaligus menjadi awal untuk menerapkan pengetahuan, pengalaman, serta nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UAJY.
Kelulusan Bukan Hanya soal IPK dan Gelar
Gabriella Christie Tololiu dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika dipercaya menjadi perwakilan wisudawan untuk menyampaikan sambutan. Ia menilai perjalanan sebagai mahasiswa telah memberikan pelajaran yang jauh lebih luas dibandingkan pencapaian akademik semata.
Menurut Gabriella, proses panjang selama menjalani perkuliahan turut membentuk karakter dan cara mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Rasanya kelulusan ini bukan hanya tentang nilai, bukan hanya tentang IPK atau gelar yang kita dapatkan. Lebih dari itu, perjalanan selama menjadi mahasiswa telah mengajarkan kita tentang proses,” ungkap Gabriella.
Pesan tersebut menggambarkan bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya dapat diukur melalui capaian akademik. Pengalaman menghadapi tugas, tekanan, kegagalan, maupun berbagai proses selama kuliah menjadi bekal penting ketika memasuki kehidupan setelah kampus.
Alumni UAJY Dorong Wisudawan Tidak Takut Gagal
Pesan lain disampaikan Sosiawan Putra Surbakti, S.I.Kom., yang hadir sebagai perwakilan alumni. Ia memberikan ucapan selamat sekaligus membagikan pandangan mengenai tantangan yang akan dihadapi para lulusan ketika memasuki dunia kerja.
Sosiawan mengingatkan para wisudawan agar tidak menjadikan kegagalan sebagai alasan untuk berhenti mencari kesempatan. Menurutnya, proses mendapatkan pekerjaan maupun membangun karier membutuhkan keberanian untuk mencoba dan menghadapi kemungkinan gagal.
“Jangan pernah berkecil hati. Kalau misalnya teman-teman berniat untuk mencari peluang dan kesempatan di daerah Jakarta, itu teman-teman harus percaya diri. Gagal itu adalah hal yang biasa,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan setelah wisuda tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kegagalan justru dapat menjadi pengalaman yang memperkaya kemampuan seseorang dalam mengenali peluang dan menentukan langkah berikutnya.
Rektor UAJY Tekankan Kesadaran Kritis
Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., dalam sambutannya mengajak para lulusan untuk tetap memegang teguh nilai kebangsaan. Ia menyoroti pentingnya menjaga semangat kemerdekaan melalui sikap aktif sebagai bagian dari masyarakat.
Menurut Nurhartanto, kemerdekaan tidak dapat dipandang sebagai sesuatu yang selesai setelah diperoleh. Nilai tersebut perlu dijaga dan diperjuangkan secara berkelanjutan.
Ia juga mendorong para lulusan UAJY agar memiliki kesadaran kritis ketika berhadapan dengan berbagai persoalan di masyarakat. Keberanian untuk menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, serta memberikan kritik yang konstruktif dinilai penting untuk menjaga kehidupan demokratis.
“Selalu berani bersuara, selalu berani bertanya, dan selalu berani memberikan kritik yang membangun,” kata Nurhartanto.
Pesan tersebut sekaligus menjadi bekal moral bagi para lulusan yang akan memasuki lingkungan masyarakat dengan latar belakang profesi yang beragam.
Semangat Serviens in Lumine Veritatis
Nilai pendidikan UAJY juga kembali ditekankan oleh Valensia Elsa Kurnia, wakil wisudawan dari Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Industri.
Valensia menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilaluinya selama menjadi mahasiswa. Baginya, UAJY tidak hanya menjadi tempat untuk mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga ruang untuk memahami nilai-nilai kehidupan.
Semangat “Serviens in Lumine Veritatis” atau “Melayani dalam Cahaya Kebenaran” menjadi salah satu nilai yang menurutnya akan terus dibawa setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kami merasa bangga menjadi wisudawan dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta. UAJY tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga tempat kami belajar mengenai nilai kehidupan,” jelas Valensia.
Ia menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah semestinya tidak berhenti pada pencapaian pribadi. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
946 Lulusan Siap Memasuki Babak Baru
Berakhirnya Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 menandai dimulainya fase baru bagi 946 lulusan UAJY. Mereka akan melanjutkan perjalanan ke dunia profesional, pendidikan lanjutan, maupun berbagai bidang pengabdian.
Gelar akademik yang diperoleh menjadi salah satu bekal untuk menghadapi masa depan. Namun, UAJY juga berharap para alumni membawa nilai, karakter, serta semangat pengabdian yang telah dibangun selama menjalani proses pendidikan.
Dengan demikian, keberhasilan wisuda tidak hanya berhenti pada seremoni kelulusan. Para lulusan diharapkan mampu menerjemahkan ilmu dan nilai yang diperoleh menjadi karya nyata, berani menghadapi tantangan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.***